Diberdayakan oleh Blogger.
RSS
Container Icon

Cerpen - Musibah Menjadi Berkah


“dakkk” semua mata langsung tertuju ke pusat suara itu. Semua siswa terkejut ketika melihat nia salah seorang siswi sma harapan bangsa itu sudah tergeletak tak berdaya. Ternyata dia terkena tendangan bola dari teman yang sedang bermain bola. Pak guru pun langsung membawa nia ke UKS, seorang anak laki laki mengikutinya dari belakang. Ternyata dia adalah raka yang telah lama mengharapkan cinta nia. Setelah tiba di uks raka langsung ikut masuk bersama pak guru dan nia yang sedari tadi masih pingsan, kemudian dia diletakan di tempat tidur uks.
“tolong jaga nia baik baik yah, pak guru mau ke lapangan” ucap pak guru pada raka. Raka pun menjawab “baik pak!”. Seketika pak guru pun menghilang dari pandangan raka, dalam batinnya dia berkata ‘bapak tidak usah khawatir saya akan menjaganya disini bahkan sampai maut menjemput pun aku rela’. Kemudian raka mendekat ke samping nia yang tengah terbaring di tempat tidur, dia memegang tangen nia dan mencium tangannya itu, tanpa dia sadari ternyata air matanya jatuh ke tangan nia sehingga membuat nia tersadarkan diri. “raka kamu kenapa nangis?” tanya nia. Raka pun langsung melepaskan tangan nia dari genggamannya. “ah ehh echhmmm, aku gak nangis kok” elak raka
“ah jangan boong”
“enggak, aku gak bohong kok”
“bohong itu dosa loh” ledek nia sambil tersenyum manis
“iya, iya, gue ngaku tadi gue emang nangis”
“nangis kenapa?”
“aku nangis itu karena aku khawatir sama kamu nia.. Yang tadi aku minta maaf yah!” kata raka dengan muka memelas. “ohh, itu gak papa kok, lagi pula kamu gak sengaja kan!”
“iya, lagian mana mungkin aku sengaja nyakitin kamu”
“kenapa?”
Dengan wajah menunduk raka pun mrnjawab “karena aku sayang sama kamu”
Kemudian nia tersenyum “aku juga sayang sama kamu”
Raka pun langsung terkejut dengan pernyataan nia, “lalu apakah itu artinya kamu mau jadi pacarku”
Dengan wajah yang memerah nia pun menjawab “iya, aku mau jadi pacar kamu raka”.
Mereka berduapun tersenyum bahagia karena cinta yang lama mereka simpan akhirnya terungkapkan. Tapi tiba tiba dari luar terdengar suara anak anak yang bersorak serempak “cieee…” mereka berdua pun terkaget kaget melihat anak anak yang sudah berada di ambang pintu, spontan kaki raka langsung melangkahkan kakinya keluar dan sebagai gantinya teman temanlah yang menjaga nia. Dalam hatinya nia berkata ‘mungkin ini yang dinamakan musibah menjadi berkah’
The end
Cerpen Karangan: Lany Angellina

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar